Kamis, 30 Juli 2020

Suku Batak Pakpak


Suku Batak Pakpak adalah salah satu dari empat suku Batak yang mendiami wilayah Tapanuli, khususnya di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Suku ini memiliki keunikan dalam budaya, bahasa, dan sejarah yang menarik untuk dipelajari.

Asal Usul Suku Batak Pakpak

Asal-usul Suku Pakpak dapat ditelusuri kembali ke India Selatan, lebih tepatnya dari daerah yang dikenal sebagai Tondal. Nenek moyang mereka, Si Kada dan Si Lona, merantau dari India dan terdampar di Pantai Barus. Dari pernikahan mereka lahir seorang anak bernama Hyang, yang kemudian menjadi tokoh penting dalam sejarah suku ini. Nama Hyang dihormati dan dikeramatkan di kalangan masyarakat Pakpak14.

Setelah menetap di Muara Tapus dekat Kota Barus, mereka mulai berkembang dan membentuk komunitas yang dikenal sebagai suku Pakpak. Masyarakat Pakpak memiliki marga yang sudah ada sejak asal mereka, namun seiring waktu, mereka membentuk marga baru yang tetap mempertahankan unsur-unsur dari marga asal15.

Pembagian Subetnik

Suku Pakpak terdiri dari lima subetnik yang dikenal dengan istilah Pakpak Silima Suak, yaitu:

  • Suak Pegagan: Bermukim di wilayah Sumbul dan Pegagan Hilir.

  • Suak Keppas: Terdapat di Sidikalang dan Siempat Nempu.

  • Suak Simsim: Mendiami wilayah Pakpak Bharat.

  • Suak Kelasen: Terletak di Parlilitan dan Tarabintang di Humbang Hasundutan.

  • Suak Boang: Menyebar di Aceh Singkil dan Subulussalam45.

Kehidupan Sosial dan Ekonomi

Kehidupan Suku Batak Pakpak sangat erat kaitannya dengan alam. Mereka mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama, menanam padi, sayuran, dan buah-buahan. Komoditas khas yang ditanam meliputi kopi dan kemiri. Selain pertanian, masyarakat juga terlibat dalam kegiatan kerajinan tangan dan perdagangan lokal14.

Masyarakat Pakpak memiliki struktur sosial yang terorganisir dengan baik. Sebelum penjajahan Belanda, mereka sudah memiliki sistem pemerintahan sendiri dengan pemimpin yang disebut Raja Ekuten atau Takal Aur. Di setiap kampung (kuta), terdapat pemimpin adat (Pertaki) yang berfungsi sebagai panutan masyarakat34.

Budaya dan Tradisi

Budaya Suku Pakpak kaya akan tradisi lisan, seni musik, tarian, dan upacara adat. Mereka memiliki berbagai ritual untuk menghormati leluhur serta memperingati peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat. Salah satu tradisi yang terkenal adalah upacara pernikahan yang melibatkan banyak prosesi adat.

Bahasa yang digunakan oleh Suku Pakpak adalah bahasa Pakpak, yang termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Selain itu, banyak anggota suku ini juga menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara14.


Related Posts:

  • Hermann Delago Manik, Musisi Austria Pecinta Batak. Hermann Delago Manik, Musisi Austria Pecinta Batak.Herman Delago Manik: Musisi Austria Pecinta Batak yang Menghargai Budaya Indonesia Nama Herman Delago Manik mungkin belum terlalu dikenal di kalangan masyarakat Indones… Read More
  • Fisikawan Asal Sidikalang Prof. Pantur Silaban, Ph.D. Prof. Pantur Silaban, Ph.D.: Pionir Fisika Relativitas dari Indonesia Prof. Pantur Silaban, Ph.D., adalah salah satu ilmuwan terkemuka Indonesia yang telah mengukir prestasi gemilang di dunia ilmu pengetahuan, khususnya… Read More
  • Apa itu Batak Dalle Istilah "Batak Dalle" sering digunakan untuk menyebut orang-orang Batak atau keturunan Batak yang sudah tidak lagi menguasai bahasa Batak. Mereka yang sering disebut "Dalle" umumnya berasal dari Tanjung Bale atau Ledong… Read More
  • Sosok Bobby NasutionBobby Afif Nasution: Dari Wali Kota Medan hingga Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution adalah salah satu tokoh muda yang kini tengah menjadi sorotan di dunia politik Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat dalam bida… Read More
  • Dr. Diana Patricia Pasaribu Hasibuan, S.S., M.Th. Dr. Diana Patricia Pasaribu Hasibuan, S.S., M.Th.: Semangat Belajar yang Tak Pernah PadamKetika banyak orang mulai merencanakan masa pensiun dan menikmati usia senja dengan lebih santai, Dr. Diana Patricia Pasaribu Hasi… Read More

0 komentar:

Posting Komentar